Menikmati Keindahan Pantai Tanjung Bira Rumah Koral Terbesar Ketiga di Dunia

08 Februari 2015 15:39 | Berita Utama | Dikirim oleh: Administrator

Pantai Tanjung Bira dikenal memiliki air laut yang jernih yang semakin mempercantik keindahan pantainya yang berpasir Putih. Pantai bira berlokasi sekitar 41 km kearah timur dari kota bulukumba.

 

Tanjung Bira, lokasi wisata pantai yang sangat indah di ujung kaki sulawesi ini, kawasan wisata pantai ini sudah dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap mulai dari restoran, villa, penginapan, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari seharga Rp. 100.000,- hingga Rp. 600.000,- per hari.

 

Akan tetapi jika anda tidak ingin menginap disekitar kawasan pantai anda harus meninggalkan kawasan pantai saat sore hari tiba, karena angkutan umum yang melintasi kawasan pantai Bira hanya beroprasi sampai sore hari. Jika kemalaman anda pun harus kembali  ke kota Makassar dengan menyewa mobil carteran dengan sewa sebesar Rp. 5000.000,-.

 

Banyak kegiatan wisata yang dapat anda lakukan di kawasan pantai mulai dari berenang hingga mengelilingi pantai, disini juga sudah tersedia pesewaan motor yang dapat digunakan jika ingin mengelilingi pantai. Lokasi wisata pantai Tanjung Bira juga berdekatan dengan lokasi wisata menarik lainnya seperti pulau Selayar, kambing serta Leokan. Untuk menuju kawasan ini wisatawan dapat menaiki kafal ferry yang terdapat dikawasan pantai Tanjung Bira.

 

Apa bila ingin menikmati keindahan bawah laut pantai, anda bisa menuju kekawasan taman laut “taka bone Rate” dengan menyewa kapal menuju ke pulau Selayar. Keindahan bawah laut di Pulau selayar ini merupakan rumah koral Atol terbesar ketiga di Dunia. 

 

Anda bisa menyelam bersama beberapa hiu mulai dari grey reefshark hingga Hammerhead, di beberapa Area seperti tanjung bira dan shark point. Anda juga bisa melakukan kegiatan night dives di coral garden yang berada di bagian Selatan dermaga Bira tepatnya di pantai kecil.  

 

Pantai Tanhung Bira tidak hanya dikenal dengan kecantikan pantainya yang berpasir Putih, tebingnya yang curam dan pemandang bawah lautnya. Kawan pantai ini juga rumah untuk pembuatan kapal-kapal tradisional khas Sulawesi Selatan anda bisa secara langsung menyaksikan pembuatan perhu yang dilakukan di sekitar pantai.